Jakarta- Industri pertambangan tetap menjadi salah satu sektor strategis yang menggerakkan ekonomi daerah. Beberapa provinsi, termasuk Maluku Utara, masuk dalam sorotan nasional berkat kontribusi Hilirisasi nikel dan pembangunan smelter yang mendorong lapangan kerja.
Pengamat energi menilai perlunya regulasi lebih ketat untuk memastikan pemanfaatan mineral berjalan berkelanjutan serta tidak merusak lingkungan. Pemerintah pusat menyebut evaluasi tata kelola pertambangan akan dipercepat pada 2026.