Maluku Utara – Kinerja Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku Utara, Risman Irianto Djafar, mendapat sorotan positif dari lembaga pengawasan eksternal. Lembaga Pengawasan Eksternal (LPE) secara khusus memberikan apresiasi atas capaian pembangunan infrastruktur di wilayah kepulauan tersebut (3/4/2026)
Ketua LPE Suryadi Gugun, dalam keterangannya kepada media, menyatakan bahwa kepemimpinan Risman Irianto Djafar dinilai cukup baik dan strategis. Berbagai proyek pembangunan yang dikerjakan dinilai tepat sasaran serta sejalan dengan visi dan misi Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, beserta Wakil Gubernur Maluku Utara.
“Pak Risman Irianto Djafar mampu menunjukkan kapasitasnya sebagai PLT. Program pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan tidak hanya berjalan efektif, tetapi juga selaras dengan prioritas kepala daerah. Ini patut diapresiasi,” ujar Suryadi.
Diketahui, di bawah koordinasi Risman, Dinas PUPR Malut telah merealisasikan sejumlah proyek vital seperti perbaikan jalan poros, pembangunan jembatan antar kecamatan, serta peningkatan akses air bersih di daerah terpencil. Langkah-langkah ini dinilai mendukung langsung program unggulan Gubernur Sherly Laos dalam mengakselerasi konektivitas dan kesejahteraan masyarakat Maluku Utara.
Apresiasi dari lembaga eksternal ini sekaligus menepis berbagai spekulasi terkait kinerja pelaksana tugas. Risman dianggap mampu menjaga stabilitas birokrasi dan memastikan pembangunan berjalan sesuai koridor peraturan.
Sementara itu, Risman Irianto Djafar menyampaikan terima kasih atas dukungan dan pengawasan yang konstruktif. “Ini adalah hasil kerja kolektif seluruh jajaran Dinas PUPR. Kami berkomitmen melanjutkan pembangunan yang berpihak pada rakyat dan tetap bersinergi dengan visi ibu Gubernur,” ujarnya singkat.
Dengan pencapaian ini, publik berharap agar PLT Kadis PUPR Malut dapat terus mempertahankan konsistensi kinerjanya, hingga nantinya pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat Maluku Utara.(Tim/FX)