BPJN Maluku Utara Gerak Cepat Tangani Cross Drain Kayu Merah, Jalan Kembali Normal Hanya dalam Sehari

Ternate – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara bergerak cepat menangani kerusakan cross drain (saluran melintang) di Kelurahan Kayu Merah, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate. Penanganan tersebut menjadi solusi atas keluhan masyarakat yang selama ini mengkhawatirkan kondisi deuker lama di ruas jalan nasional tersebut.

Kerusakan deuker tidak hanya mengganggu sistem drainase, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan. Kondisi konstruksi yang terus memburuk mendorong BPJN Maluku Utara mengambil langkah cepat agar kerusakan tidak semakin parah dan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPJN Maluku Utara, Ir. Abdul Hamid Payapo, ST., MT, mengatakan keputusan mempercepat penanganan diambil setelah melakukan inspeksi langsung di lokasi pekerjaan. Dari hasil pemeriksaan, deuker lama yang menggunakan material baja bergelombang (Armco) diketahui telah patah sehingga tidak lagi mampu berfungsi secara optimal.

Menurut Abdul Hamid, kondisi tersebut tidak memungkinkan dilakukan perbaikan sebagian. Karena itu, BPJN memutuskan mengganti konstruksi lama dengan sistem beton pracetak (precast) yang lebih kokoh, memiliki kualitas lebih baik, serta mampu mempercepat proses pengerjaan.

“Begitu melakukan inspeksi lapangan, kami menemukan deuker lama sudah patah karena masih menggunakan Armco. Karena itu, saya menginstruksikan kepada Kasatker PJN Wilayah II bersama PPK 2.4 agar segera melakukan penanganan sehingga tidak menimbulkan risiko yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Abdul Hamid saat meninjau lokasi pekerjaan.

Pria yang akrab disapa Mito itu menjelaskan, penggunaan teknologi beton pracetak dipilih karena seluruh komponen konstruksi diproduksi terlebih dahulu di luar lokasi proyek. Setelah seluruh elemen siap, material langsung diangkut ke lokasi untuk dipasang sehingga waktu pekerjaan menjadi jauh lebih singkat dibanding metode konvensional.

“Pelaksanaan dengan beton pracetak jauh lebih efektif. Material diproduksi di luar lokasi sehingga saat dipasang hanya membutuhkan sekitar satu hari. Hari berikutnya ruas jalan sudah dapat digunakan kembali oleh masyarakat. Jadi aktivitas warga tidak terganggu terlalu lama,” jelasnya.

Selain mempercepat proses pembangunan, teknologi beton pracetak juga memiliki keunggulan dari sisi mutu dan ketahanan konstruksi. BPJN berharap sistem tersebut mampu memberikan umur layanan yang lebih panjang sehingga dapat meminimalkan risiko kerusakan berulang pada masa mendatang.

Langkah cepat BPJN Maluku Utara pun mendapat apresiasi dari masyarakat. Warga menilai respons yang dilakukan menunjukkan komitmen pemerintah dalam menangani persoalan infrastruktur secara cepat dan tepat.

Salah seorang warga Kelurahan Kayu Merah, Amrin, mengaku bersyukur karena kerusakan deuker akhirnya segera ditangani. Menurutnya, ruas jalan tersebut merupakan jalur utama yang setiap hari dilalui masyarakat sehingga perbaikannya sangat dinantikan.

“Sebagai pengguna jalan kami sangat berterima kasih atas respons cepat BPJN. Selama ini masyarakat memang berharap kerusakan ini segera ditangani. Kami juga berharap kualitas pekerjaan yang dilakukan benar-benar baik sehingga bisa bertahan lama dan tidak cepat rusak lagi,” katanya, Sabtu (11/7/2026).

Apresiasi serupa disampaikan Saleh, warga Kota Ternate. Ia mengaku terkesan dengan metode pekerjaan yang diterapkan BPJN karena proses pemasangannya berlangsung cepat tanpa mengorbankan kualitas.

“Saya baru melihat metode seperti ini. Pekerjaannya cepat, rapi, dan proses pemasangannya juga luar biasa. Mudah-mudahan kualitasnya juga lebih baik sehingga masyarakat bisa menikmati jalan yang aman dalam jangka panjang,” ujarnya.

Dengan penanganan cepat tersebut, BPJN Maluku Utara tidak hanya memulihkan fungsi infrastruktur jalan nasional di Kelurahan Kayu Merah, tetapi juga memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan tetap terjaga. Pemanfaatan teknologi beton pracetak menjadi bukti komitmen BPJN dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan. (Tim/FX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *