Nirwan M.T. Ali di Balik Raihan Layanan Investasi Terbaik Nasional untuk Maluku Utara

Jakarta – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Maluku Utara, Nirwan M.T. Ali, menjadi salah satu figur penting di balik keberhasilan Provinsi Maluku Utara meraih penghargaan terbaik pertama dalam Anugerah Layanan Investasi (ALI) 2026 kategori Pemerintah Provinsi.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dalam acara Anugerah Layanan Investasi 2026 di Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Dalam penilaian tersebut, Maluku Utara berhasil menempati posisi pertama dan unggul atas sejumlah provinsi besar yang masuk nominasi, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan Sumatera Selatan.

Jawa Timur menempati posisi kedua, sementara Jawa Tengah berada di posisi ketiga.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, yang menerima trofi dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini.

Di balik capaian tersebut, DPMPTSP Maluku Utara yang dipimpin Nirwan M.T. Ali memegang peran penting dalam penguatan pelayanan perizinan dan investasi di daerah.

Sebagai instansi yang berada di garis depan pelayanan investasi, DPMPTSP Maluku Utara terus melakukan penguatan terhadap berbagai aspek pelayanan, mulai dari sistem dan proses perizinan, kesiapan sarana dan prasarana, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Nirwan mengatakan, penghargaan tersebut merupakan hasil dari upaya bersama pemerintah daerah dalam membangun pelayanan investasi yang semakin baik dan memberikan kepastian kepada para pelaku usaha.

Menurutnya, pelayanan investasi memiliki posisi strategis, terutama bagi Maluku Utara yang saat ini tengah mendorong pengembangan hilirisasi sumber daya alam dan pertumbuhan industri di berbagai wilayah.

“Di bawah kepemimpinan Gubernur Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe, pelayanan itu terus kita tingkatkan,” ujar Nirwan.

Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan bukan hanya bertujuan untuk menarik masuknya investasi, tetapi juga memastikan investasi yang berkembang di Maluku Utara dapat memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi dan masyarakat.

Bagi Nirwan, potensi sumber daya alam Maluku Utara yang besar harus diimbangi dengan sistem pelayanan investasi yang mampu memberikan kemudahan, kepastian dan transparansi kepada investor.

Karena itu, penguatan pelayanan melalui DPMPTSP menjadi bagian penting dalam mendukung agenda hilirisasi yang saat ini terus didorong pemerintah daerah.

Sebelumnya, Maluku Utara juga berhasil masuk enam besar nasional dalam penilaian kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan percepatan pelaksanaan berusaha tahun 2026.

Dalam proses penilaian tersebut, sejumlah aspek menjadi perhatian, di antaranya regulasi daerah, sarana dan prasarana, kualitas pelayanan perizinan serta kapasitas sumber daya manusia.

Capaian itu kemudian mengantarkan Maluku Utara masuk dalam nominasi Anugerah Layanan Investasi 2026 bersama lima provinsi lainnya.

Keberhasilan menempati posisi pertama menjadi catatan penting bagi Maluku Utara, khususnya bagi DPMPTSP yang selama ini menjadi salah satu ujung tombak pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada pelaku usaha dan investor.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa kualitas layanan investasi menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat iklim investasi secara nasional.

Menurut Rosan, pemerintah daerah memiliki peran besar dalam memastikan proses investasi berjalan cepat, transparan dan memberikan kepastian bagi dunia usaha.

“Layanan investasi menjadi salah satu kunci bagaimana kita bisa meningkatkan iklim investasi secara keseluruhan di Indonesia,” kata Rosan.

Ia juga menekankan bahwa investasi tidak hanya berbicara mengenai besarnya modal yang masuk ke suatu daerah, tetapi juga harus memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Bagi Maluku Utara, penghargaan tersebut menjadi pengakuan terhadap upaya penguatan pelayanan investasi yang selama ini dijalankan.

Di bawah kepemimpinan Nirwan M.T. Ali di DPMPTSP Maluku Utara, tantangan berikutnya adalah mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan, seiring semakin besarnya arus investasi dan agenda hilirisasi yang berkembang di daerah.

Dengan raihan Anugerah Layanan Investasi 2026 tersebut, Maluku Utara kini tercatat sebagai provinsi dengan layanan investasi terbaik dalam kategori Pemerintah Provinsi, sekaligus menempatkan DPMPTSP Maluku Utara dan kepemimpinan Nirwan M.T. Ali sebagai bagian penting dari capaian tersebut. (Tim/FX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *