Ardian Idhan Kembalikan Formulir Bakal Calon Ketua Golkar Ternate, SC Nyatakan Persyaratan Terpenuhi

Ternate – Ardian Idhan resmi mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Ketua DPD II Partai Golkar Kota Ternate pada Jumat (9/10/2026), pukul 11.07 WIT. Dalam proses tersebut, Ardian didampingi Liaison Officer (LO) Bongso Hi Arahman, Ketua Tim Pemenangan Muhammad Tamrin Budi, sejumlah pimpinan kecamatan, serta perwakilan lembaga sayap Partai Golkar.

Pengembalian formulir tersebut menjadi tahapan penting bagi Ardian Idhan untuk melanjutkan proses pencalonan menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Partai Golkar Kota Ternate yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Oktober 2026.

Ardian juga didampingi Ketua DPD Partai Golkar Kota Ternate, Fuad Alhadi, dan Sekretaris DPD, Muhammad Saiful, saat menyerahkan dokumen persyaratan pencalonan kepada panitia Musda.

Berkas pendaftaran tersebut diterima langsung oleh panitia Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Kota Ternate. Panitia diketuai Bachtiar Syakir, didampingi dr. Ririn Setiawati sebagai wakil ketua. Sementara Steering Committee (SC) dipimpin Man Bay Lusy, dengan Tahara Kalimuda sebagai sekretaris.

Sekretaris SC Musda Golkar Kota Ternate Tahara Kalimuda menyampaikan bahwa dokumen persyaratan yang diserahkan Ardian telah memenuhi ketentuan pencalonan yang ditetapkan panitia.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap dokumen dan persyaratan yang dilampirkan, berkas pencalonan Ardian Idhan sudah sangat memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Seluruh dokumen yang menjadi ketentuan pencalonan telah disiapkan dengan baik dan diserahkan sesuai mekanisme yang berlaku,” Tahara Kalimuda.

Kelengkapan dokumen tersebut menjadi bagian dari tahapan administrasi yang harus dipenuhi setiap bakal calon. Selanjutnya, proses pencalonan akan mengikuti mekanisme dan ketentuan organisasi Partai Golkar yang berlaku.

Ardian Idhan maju dalam kontestasi tersebut dengan mengusung tagline “Pemimpin Kekinian”. Sebelumnya, ia menjadi bakal calon pertama yang mengambil formulir pendaftaran pada Kamis (8/10/2026), sebelum mengembalikannya sehari kemudian.

Dalam pencalonannya, Ardian membawa gagasan agar Musda menjadi momentum konsolidasi dan penguatan organisasi. Ia menempatkan persatuan kader, penguatan struktur partai, serta peningkatan peran Golkar dalam menyerap aspirasi masyarakat sebagai bagian dari arah kepemimpinan yang ingin dibangun.

Menurut gagasan yang diusungnya, dinamika dan perbedaan pilihan dalam Musda merupakan bagian dari proses demokrasi internal partai. Karena itu, seluruh kader diharapkan tetap menjaga kebersamaan dan kembali bersatu setelah proses pemilihan selesai.

Penguatan konsolidasi hingga tingkat kecamatan dan kelurahan juga menjadi bagian penting dalam upaya membangun organisasi yang aktif dan dekat dengan masyarakat. Melalui kerja kader dan penyerapan aspirasi, Golkar diharapkan dapat terus menjalankan perannya dalam kehidupan politik dan pembangunan di Kota Ternate.

Dengan pengembalian formulir pada 9 Oktober 2026, Ardian Idhan telah menyelesaikan tahapan penyerahan berkas pencalonan. Tahapan selanjutnya akan berlanjut menuju Musda DPD II Partai Golkar Kota Ternate pada 12 Oktober 2026, yang menjadi forum penentuan kepemimpinan partai di tingkat kota. (Tim/FX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *