Luwu – Jaksa muda berpengalaman lintas wilayah, Andi Saifullah Sakti, resmi dilantik sebagai Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) di Kejaksaan Negeri Luwu, Senin (30/3/2026).
Pelantikan yang berlangsung di kantor Kejari Luwu tersebut menandai awal tugas baru bagi pria asal Kabupaten Bone itu dalam menangani berbagai perkara strategis, khususnya di bidang tindak pidana khusus yang berkaitan dengan kepentingan publik.
Selain dikenal memiliki rekam jejak penugasan di berbagai daerah, Andi Saifullah juga merupakan alumni Pesantren IMMIM Putra Makassar, yang turut membentuk karakter, kedisiplinan, serta nilai integritas dalam perjalanan kariernya sebagai aparat penegak hukum.
Meski masih tergolong muda, ia telah mengantongi pengalaman di sejumlah wilayah dengan karakteristik berbeda, mulai dari Merauke di Papua, Luwu Timur, hingga Maluku Tenggara. Pengalaman tersebut memperkaya kemampuannya dalam menghadapi tantangan geografis, sosial, hingga kompleksitas perkara di lapangan.
Ia menegaskan bahwa setiap penugasan merupakan proses pembelajaran, tidak hanya dalam memahami aturan hukum, tetapi juga kondisi masyarakat setempat.
Penempatan sebagai Kasi Pidsus dinilai sebagai amanah besar sekaligus tantangan, mengingat posisi ini memiliki peran penting dalam penanganan perkara yang berkaitan dengan keuangan negara, termasuk tindak pidana korupsi.
Sementara itu, rekan sesama alumni pesantren, Andi Muh Dzikrullah bin Nur Tang, turut memberikan pandangannya. Ia menyebut Andi Saifullah sebagai sosok yang disiplin dan memiliki integritas tinggi sejak masa pendidikan.
“Sejak di pesantren, beliau sudah dikenal sebagai pribadi yang tegas, bertanggung jawab, dan konsisten dalam memegang prinsip. Kami yakin beliau mampu menjalankan amanah ini dengan baik,” ujarnya.
Dengan rekam jejak yang dimiliki, Andi Saifullah diharapkan mampu memperkuat kinerja bidang pidana khusus di Kejari Luwu, baik dari sisi penindakan maupun pencegahan.
Dalam menjalankan tugasnya, ia menekankan pentingnya menjaga integritas sebagai prinsip utama. Menurutnya, kepercayaan publik harus dijaga dalam setiap proses penegakan hukum.
Kembalinya ia ke Sulawesi Selatan juga menjadi momentum pengabdian di tanah kelahirannya. Dengan pendekatan yang mengedepankan ketelitian dan kehati-hatian, ia menargetkan penegakan hukum yang tegas sekaligus berkeadilan.
Pelantikan ini diharapkan membawa semangat baru dalam penguatan penanganan tindak pidana khusus di wilayah Luwu, di tengah tuntutan masyarakat terhadap transparansi dan akuntabilitas hukum. (Tim/FX)