Ternate – Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama Bank Indonesia menggelar High Level Meeting (HLM) TPID dan TP2DD Se-Maluku Utara di Ternate, Jumat (8/5/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Perkembangan Inflasi Terkini dan Rekomendasi Kebijakan dalam rangka Upaya Pengendalian Inflasi Jelang HBKN Iduladha serta Percepatan Realisasi Program Elektronifikasi Daerah.”
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Maluku Utara, Ibu Sherly Tjoanda, Wakil Gubernur Maluku Utara H. Sarbin Sehe, S.Ag., M.Pd.I, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara Handi Susila, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara Drs. Samsuddin A. Kadir, M.Si, unsur Forkopimda Provinsi Maluku Utara, para pimpinan OPD lingkup Pemprov Malut, pimpinan instansi vertikal, para bupati dan wali kota se-Maluku Utara, serta anggota TPID dan TP2DD se-Provinsi Maluku Utara.
Dalam sambutannya, Gubernur Maluku Utara menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya Iduladha.
Gubernur menyampaikan bahwa Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku Utara terus berupaya menjaga harga agar tetap sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Sementara itu, Perum Bulog turut menjaga ketersediaan stok minyak goreng dan beras program SPHP untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Selain itu, Bank Indonesia disebut turut memberikan dukungan dalam membantu biaya distribusi bahan pangan ke sejumlah wilayah di Maluku Utara, seperti Tidore, Sofifi, dan Ternate, guna menjaga kelancaran pasokan dan menekan inflasi daerah.
Menjelang Hari Raya Idulfitri lalu, Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga telah menyalurkan 100 ekor sapi untuk dibagikan kepada masyarakat sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat.
Di sektor pertanian, Kementerian Pertanian melalui program pengembangan sawah menargetkan aktivasi lahan sawah seluas 4.600 hektare di Kabupaten Halmahera Utara dan Halmahera Timur. Program tersebut juga disertai bantuan bibit bagi lahan sawah aktif di Maluku Utara sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.
Melalui kegiatan HLM TPID dan TP2DD ini, diharapkan koordinasi antarinstansi semakin kuat dalam menjaga stabilitas inflasi, memperkuat ketahanan pangan, serta mempercepat digitalisasi transaksi pemerintah daerah di Maluku Utara. (Tim/FX)