Ternate – Pemerintah Kota Ternate melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus memperkuat langkah pengendalian inflasi menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Upaya tersebut dibahas dalam kegiatan High Level Meeting TPID & TP2DD Se-Maluku Utara yang digelar di Ternate, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Perkembangan Inflasi Terkini dan Rekomendasi Kebijakan dalam Rangka Upaya Pengendalian Inflasi Jelang HBKN Iduladha serta Percepatan Realisasi Program Elektronifikasi Daerah.”
Dalam rapat tersebut, Wali Kota Ternate menegaskan bahwa kesiapan menghadapi Idul Adha harus menjadi perhatian serius seluruh pihak. Menurutnya, dampak dinamika global perlu diantisipasi karena dapat mempengaruhi distribusi maupun harga kebutuhan pokok masyarakat.
Berdasarkan pemaparan perkembangan inflasi April 2026, Kota Ternate tercatat mengalami inflasi year to date (ytd) sebesar 2,77 persen. Sejumlah komoditas tercatat menjadi penyumbang utama inflasi, di antaranya tarif angkutan udara, cabai rawit, tomat, serta beberapa jenis ikan seperti ikan cakalang, ikan malalugis, dan ikan tongkol.
Wali Kota juga mengingatkan TPID untuk mewaspadai ancaman Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak menjelang Idul Adha. Pengawasan kesehatan hewan kurban dinilai penting guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam berkurban.
Selain itu, pemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat untuk berkurban sebagai bagian dari penguatan nilai sosial dan keagamaan.
Dalam menjaga keterjangkauan harga pangan, TPID Kota Ternate mempercepat pelaksanaan program pangan murah yang berlangsung hingga 6 Mei 2026. Program tersebut dipusatkan di wilayah Ternate Selatan guna membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Untuk menjaga stabilitas harga di pasar, pemerintah daerah juga telah menurunkan satuan tugas (Satgas) pengawasan yang melakukan pemantauan minimal satu kali setiap pekan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga maupun potensi penimbunan bahan kebutuhan pokok.
Sementara itu, guna mendukung kelancaran distribusi pangan dan logistik, TPID Kota Ternate terus melakukan koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), khususnya terkait kondisi cuaca dan potensi gangguan transportasi.
Sebagai bagian dari penguatan komunikasi efektif pengendalian inflasi, Pemerintah Kota Ternate juga akan menggelar High Level Meeting (HLM) TPID tingkat Kota Ternate dalam waktu dekat guna memperkuat sinergi antarinstansi serta memastikan stabilitas harga tetap terjaga menjelang Idul Adha. (Tim/FX)