SOFIFI – Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Maluku Utara memastikan seluruh proses pengadaan barang dan jasa tahun anggaran 2025 telah selesai 100 persen. Seluruh paket lelang dinyatakan rampung pada 14 September 2025 dengan total nilai tayang mencapai Rp263,57 miliar.
Pelaksana Tugas Kepala BPBJ Provinsi Maluku Utara, Hairil Hi. Hukum, menyampaikan bahwa proses lelang tahun ini berjalan lancar tanpa hambatan administratif. Menurutnya, seluruh paket proyek telah selesai dilelang sehingga tahapan selanjutnya berada pada pelaksanaan teknis di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah.
Hairil menjelaskan, total nilai tayang tersebut mencakup sejumlah sektor pengadaan, mulai dari pekerjaan konstruksi, pengadaan barang dan jasa, hingga jasa konsultansi perencanaan dan pengawasan. Dengan selesainya seluruh tahapan lelang, BPBJ menilai proses pengadaan tahun 2025 telah berjalan sesuai target yang ditetapkan pemerintah daerah.
Meski proses lelang telah tuntas, Hairil menekankan pentingnya percepatan realisasi pekerjaan fisik di lapangan. Ia meminta Pejabat Pembuat Komitmen di setiap OPD segera menindaklanjuti hasil lelang agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan tepat waktu.
Percepatan tersebut dinilai penting untuk mendukung serapan anggaran daerah sekaligus memastikan program pembangunan yang telah direncanakan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Maluku Utara.
Dengan rampungnya seluruh proses lelang tahun anggaran 2025, BPBJ Maluku Utara berharap setiap OPD dapat bekerja maksimal dalam pelaksanaan kegiatan. Pengawasan, ketepatan waktu, dan kualitas pekerjaan menjadi hal penting agar pengadaan barang dan jasa tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah.