Ternate – Sekolah Sepak Bola (SSB) Mentari Timur menggelar kegiatan family meeting bersama para orang tua siswa pada Kamis, 28 Mei 2026, bertempat di Asrama Haji Kota Ternate. Kegiatan tersebut menjadi wadah mempererat komunikasi antara pengurus, pelatih, dan wali murid demi mendukung perkembangan atlet usia dini.
Acara dibuka langsung oleh Ketua SSB Mentari Timur, Rajak Idrus, bersama Dewan Penasehat SSB Mentari Timur, Dr. Nirwan M. T. Ali, SH, MM, CGCAE, di dampingi Sekretaris SSB Mentari Timur, Effendy, serta Bendahara SSB Mentari Timur, Rafik Tuanaya. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pelatih SSB Mentari Timur dan para orang tua siswa.
Dalam sambutannya, Rajak Idrus menyampaikan bahwa pembinaan sepak bola usia dini tidak hanya menjadi tanggung jawab pelatih, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari orang tua.
“Anak-anak kita bukan hanya sedang belajar bermain bola, tetapi sedang dibentuk mental, disiplin, dan karakter untuk masa depan mereka. Karena itu, kekuatan terbesar SSB Mentari Timur adalah kekompakan antara pelatih, pengurus, dan orang tua,” ujar Rajak.
Ia juga mengajak seluruh wali murid untuk terus memberikan semangat kepada anak-anak agar tetap percaya diri dan konsisten berlatih.
“Jangan takut bermimpi besar untuk anak-anak kita. Dari lapangan sederhana, bisa lahir pemain hebat yang membawa nama daerah bahkan Indonesia. Yang terpenting adalah semangat, disiplin, dan dukungan keluarga,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris SSB Mentari Timur, Effendy, menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan komunikasi yang baik dalam proses pembinaan atlet muda.
“SSB Mentari Timur ingin menjadi rumah pembinaan yang nyaman bagi anak-anak. Kami berharap orang tua tidak hanya hadir saat pertandingan, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan dan proses mereka setiap hari,” katanya.
Effendy juga memberikan motivasi kepada para siswa agar terus berjuang dan tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita di dunia sepak bola.
“Prestasi tidak lahir dari bakat semata, tetapi dari kerja keras dan latihan yang konsisten. Tetap rendah hati, hormati pelatih dan orang tua, serta jadikan setiap latihan sebagai langkah menuju impian kalian,” ucapnya.
Pada sesi pemaparan, Coach Uphi Hi Azis menjelaskan berbagai metode pelatihan modern yang diterapkan di SSB Mentari Timur, mulai dari peningkatan teknik dasar, penguatan fisik, hingga pembentukan karakter dan pola bermain kolektif.
Menurutnya, pembinaan usia dini harus dilakukan dengan metode yang tepat agar anak-anak tidak hanya berkembang secara teknik, tetapi juga memiliki mental bertanding dan kerja sama tim yang baik.
Sebagai penutup kegiatan, Dewan Penasehat SSB Mentari Timur, Dr. Nirwan M. T. Ali, SH, MM, CGCAE turut memberikan sambutan dan motivasi kepada seluruh orang tua yang hadir.
Dalam penyampaiannya, Dr. Nirwan menegaskan bahwa pembinaan sepak bola usia dini harus dibangun dengan kesabaran, pendidikan karakter, dan dukungan bersama antara keluarga serta pihak SSB.
“Sepak bola bukan hanya soal menang dan kalah di lapangan, tetapi tentang bagaimana anak-anak dibentuk menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama. Itu nilai utama yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi langkah SSB Mentari Timur yang terus membangun sistem pembinaan secara serius meski masih tergolong baru di Kota Ternate.
“Saya melihat semangat besar dari para pelatih, pengurus, hingga orang tua. Ini modal penting untuk melahirkan generasi pemain muda yang bukan hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan pendidikan yang baik,” katanya.
Kegiatan family meeting berlangsung penuh keakraban dan mendapat antusias tinggi dari para orang tua siswa yang hadir. Selain menjadi ajang silaturahmi, agenda tersebut juga diharapkan mampu memperkuat sinergi demi menciptakan generasi atlet muda yang berprestasi dan berkarakter di Kota Ternate. (Tim/FX)