Ananta Rizky Sidik: Semifinal Esport Kapolda Cup 2026 Bukti Maluku Utara Miliki Talenta Esports Berkualitas

Maluku Utara – Babak semifinal Esport Kapolda Cup 2026 resmi digelar di Kota Ternate, dengan mempertemukan empat tim terbaik hasil seleksi dari 10 kabupaten/kota se-Maluku Utara. Turnamen yang diinisiasi Polda Maluku Utara bersama Indonesia Esports Association (IESPA) Maluku Utara tersebut menjadi ajang pembuktian kualitas atlet esports daerah sekaligus bagian dari pembinaan atlet menuju level nasional.

Semifinal Esport Kapolda Cup 2026 dihadiri langsung oleh Ketua Umum Nasional IESPA, Ibnu Riza, bersama sejumlah atlet esports berprestasi yang pernah menjuarai kompetisi tingkat nasional maupun internasional. Kehadiran mereka menjadi motivasi bagi para peserta untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjadikan esports sebagai olahraga prestasi yang membanggakan daerah.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara yang mewakili Gubernur Maluku Utara. Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi kepada Polda Maluku Utara dan IESPA yang telah menghadirkan kompetisi esports berskala provinsi sebagai wadah pengembangan bakat generasi muda.

Menurutnya, esports saat ini telah berkembang menjadi cabang olahraga yang tidak hanya mengandalkan kemampuan bermain gim, tetapi juga melatih strategi, kerja sama tim, kedisiplinan, serta kemampuan mengambil keputusan secara cepat.

“Pemerintah Provinsi Maluku Utara memberikan apresiasi kepada Polda Maluku Utara dan IESPA atas terselenggaranya Esport Kapolda Cup 2026. Kegiatan ini merupakan ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, meningkatkan prestasi, sekaligus membangun karakter melalui sportivitas dan kerja sama tim. Kami berharap esports terus berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet yang membawa nama baik Maluku Utara di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Sekda.

Pelaksanaan Esport Kapolda Cup 2026 dipimpin oleh Ketua Umum IESPA Maluku Utara, Ananta Rizky Sidik. Ia menjelaskan bahwa seluruh tim yang berhasil menembus babak semifinal merupakan hasil seleksi ketat yang digelar di 10 kabupaten/kota se-Maluku Utara, sehingga kompetisi ini benar-benar mempertemukan atlet-atlet terbaik dari setiap daerah.

Empat tim yang berhasil melaju ke semifinal yakni WANG Esport, Party Young, Vertical Family, dan R5 x Kakanda. Keempat tim akan bersaing memperebutkan tiket menuju partai final sekaligus gelar juara Esport Kapolda Cup 2026.

Ananta mengatakan, penyelenggaraan Esport Kapolda Cup merupakan langkah nyata dalam membangun sistem pembinaan atlet esports yang berkelanjutan di Maluku Utara.

“Kami ingin membuktikan bahwa Maluku Utara memiliki potensi besar di dunia esports. Seluruh tim yang tampil di semifinal merupakan hasil seleksi dari 10 kabupaten/kota, sehingga mereka adalah atlet-atlet terbaik yang telah melalui proses kompetisi di daerah masing-masing. Ini menjadi bukti bahwa pembinaan esports di Maluku Utara mulai berjalan dengan baik.”

Ia menambahkan, Esport Kapolda Cup bukan hanya mencari juara, tetapi juga menjadi sarana menjaring bibit-bibit atlet yang nantinya dipersiapkan untuk mengikuti berbagai kejuaraan tingkat regional, nasional, hingga internasional.

“Kami berharap dari kompetisi ini akan lahir atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama Maluku Utara. Terima kasih kepada Polda Maluku Utara, Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Ketua Umum IESPA Pusat, seluruh panitia, komunitas esports, serta semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya Esport Kapolda Cup 2026,” kata Ananta.

Sementara itu, Ketua Umum Nasional IESPA, Ibnu Riza, memberikan apresiasi terhadap perkembangan esports di Maluku Utara. Menurutnya, antusiasme peserta dan dukungan pemerintah daerah serta Polda Maluku Utara menunjukkan bahwa pembinaan esports di daerah memiliki masa depan yang cerah.

“Saya mengapresiasi Polda Maluku Utara dan IESPA Maluku Utara yang telah menghadirkan Esport Kapolda Cup 2026 sebagai wadah pembinaan atlet esports. Fakta bahwa peserta semifinal merupakan hasil seleksi dari 10 kabupaten dan kota menunjukkan bahwa pembinaan telah berjalan secara berjenjang. Ini merupakan fondasi yang sangat baik untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi.”

Ibnu menegaskan, IESPA Indonesia akan terus mendorong terselenggaranya kompetisi serupa di berbagai daerah sebagai bagian dari proses pembinaan atlet nasional.

“Kami ingin semakin banyak atlet daerah yang mampu tampil di level nasional hingga internasional. Karena itu, pembinaan harus dilakukan secara berkesinambungan melalui kompetisi yang berkualitas. Saya optimistis Maluku Utara memiliki talenta-talenta luar biasa yang mampu bersaing di panggung esports Indonesia bahkan dunia.”

Esport Kapolda Cup 2026 diharapkan menjadi agenda tahunan yang tidak hanya melahirkan atlet-atlet berprestasi, tetapi juga memperkuat sinergi antara Polda Maluku Utara, Pemerintah Provinsi Maluku Utara, IESPA, komunitas esports, dan para pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem esports yang sehat, profesional, dan berdaya saing. Melalui kompetisi ini, Maluku Utara diharapkan mampu menjadi salah satu daerah penghasil atlet esports unggulan yang dapat mengharumkan nama daerah di berbagai kejuaraan nasional maupun internasional. (Tim/FX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *