90 Wisudawati D-III Kebidanan Cahwala Maluku Utara Resmi Diwisuda, Irma Ibrahim Tekankan Pengabdian kepada Masyarakat

Ternate – Sebanyak 90 wisudawati Program Studi D-III Kebidanan Angkatan II Akademi Kebidanan Cahwala Maluku Utara Tahun Akademik 2025/2026 resmi dilantik dan dikukuhkan dalam acara wisuda yang berlangsung di Hotel Bela Ternate, Sabtu (12/9/2026).

Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan meriah. Rangkaian acara diawali dengan persembahan Tarian “North Maluku Land of The Kings” yang dibawakan oleh Sanggar Pendidikan Cahwala. Tarian tersebut menjadi pembuka yang menggambarkan kekayaan budaya Maluku Utara sekaligus semangat generasi muda dalam menatap masa depan.

Suasana kemudian dilanjutkan dengan prosesi pelantikan dan pengukuhan 90 wisudawati. Para lulusan secara resmi menyandang gelar Ahli Madya Kebidanan dan siap memasuki dunia pengabdian profesional di bidang kesehatan.

Direktur Akademi Kebidanan Cahwala Maluku Utara, Irma Ibrahim, S.E., M.M., dalam laporan pendidikannya menyampaikan capaian akademik dan proses pendidikan yang telah dilalui para wisudawati hingga akhirnya menyelesaikan pendidikan.

Irma menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk mengabdikan ilmu kepada masyarakat.

Menurutnya, lulusan kebidanan memiliki tanggung jawab besar karena berhadapan langsung dengan kebutuhan kesehatan ibu dan anak. Karena itu, ilmu pengetahuan, keterampilan, etika profesi, serta kepedulian terhadap masyarakat harus menjadi bekal utama para lulusan.

“Lulusan tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik dan keterampilan, tetapi juga harus memiliki integritas, empati dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pesan Irma kepada para wisudawati.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen, tenaga kependidikan, orang tua dan keluarga yang telah memberikan dukungan selama proses pendidikan. Menurutnya, keberhasilan 90 wisudawati tersebut merupakan hasil kerja bersama antara lembaga pendidikan, keluarga dan para mahasiswa itu sendiri.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan menyanyikan Mars Akademi Kebidanan Cahwala Maluku Utara serta penyerahan penghargaan kepada lulusan terbaik sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik yang diraih selama menempuh pendidikan.

Sejumlah pejabat turut memberikan sambutan dalam momentum tersebut. Kepala LLDIKTI Wilayah XII menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawati sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga kualitas dan profesionalisme setelah memasuki dunia kerja.

Sementara itu, sambutan yang mewakili Wali Kota Ternate disampaikan Sekretaris Kota Ternate. Ia berharap para lulusan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat Kota Ternate dan Maluku Utara.

Dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara, sambutan Gubernur disampaikan oleh Asisten II. Pemerintah provinsi memberikan apresiasi kepada Akademi Kebidanan Cahwala yang terus berkontribusi dalam mencetak tenaga kesehatan, serta berharap para lulusan mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan di daerah.

Puncak kegiatan akademik diisi dengan orasi ilmiah oleh Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Kasman Hi. Ahmad, S.Ag., M.Pd. Dalam orasinya, Kasman mengajak para lulusan untuk tidak berhenti belajar dan terus mengembangkan kompetensi menghadapi perubahan serta tantangan dalam dunia kesehatan.

Ia juga menekankan bahwa tenaga kesehatan harus mampu memadukan kompetensi profesional dengan nilai kemanusiaan. Sebab, pelayanan kesehatan tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga ketulusan, komunikasi dan kepedulian terhadap pasien.

“Jadilah tenaga kesehatan yang tidak hanya bekerja dengan ilmu, tetapi juga dengan hati dan tanggung jawab,” pesannya.

Setelah orasi ilmiah, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan alumni kepada Ketua Ikatan Alumni sebagai bagian dari proses memasuki fase baru setelah menyelesaikan pendidikan.

Wisuda Angkatan II ini menjadi momentum penting bagi Akademi Kebidanan Cahwala Maluku Utara. Bagi 90 wisudawati, hari tersebut bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi menjadi langkah awal untuk mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama masa pendidikan.

Di tengah perubahan kebutuhan pelayanan kesehatan, Irma Ibrahim berharap para lulusan mampu menjaga nama baik almamater dan menunjukkan bahwa pendidikan kebidanan yang mereka tempuh dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Jaga nama baik almamater, terus belajar dan jadilah tenaga kesehatan yang profesional serta bermanfaat bagi masyarakat,” pesan Irma. (Tim/FX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *