Ternate – Penantian panjang warga RT 19/RW 006, Kelurahan Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan, akhirnya mulai terjawab. Setelah bertahun-tahun menanti akses jalan yang layak, pembangunan jalan lingkungan sepanjang sekitar 300 meter kini resmi dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim).
Pengerjaan jalan tersebut disambut antusias masyarakat. Sebab, proyek yang sempat tertunda sejak 2024 itu menjadi harapan besar bagi warga yang selama ini harus melewati jalan tanah yang licin saat hujan dan berdebu ketika musim kemarau.
Keberadaan jalan ini dinilai sangat penting karena menjadi akses utama masyarakat menuju permukiman, sekolah, tempat ibadah, hingga berbagai fasilitas umum lainnya. Selama bertahun-tahun, kondisi jalan yang belum memadai kerap menghambat aktivitas warga dan menimbulkan genangan air setiap kali hujan turun.
Tokoh pemuda RT 19/RW 006, Andre Sudin, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara, khususnya Gubernur Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe, yang dinilai telah memberikan perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui pembangunan infrastruktur jalan tersebut.
“Kami sangat bersyukur karena jalan ini akhirnya dilanjutkan pembangunannya. Sejak 2016, warga di wilayah ini belum pernah menikmati akses jalan yang benar-benar layak. Hari ini harapan itu mulai terwujud. Atas nama masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Gubernur Sherly Tjoanda dan Bapak Wakil Gubernur Sarbin Sehe, serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Maluku Utara yang telah merealisasikan kebutuhan masyarakat,” ujar Andre kepada media ini, Sabtu (27/6).
Menurutnya, pembangunan jalan tersebut bukan hanya menghadirkan kenyamanan, tetapi juga menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap pemerataan pembangunan hingga ke lingkungan permukiman warga.
Andre berharap proses pengerjaan dapat berjalan sesuai jadwal dengan tetap mengedepankan kualitas pekerjaan, sehingga hasilnya dapat dinikmati masyarakat dalam jangka panjang.
“Kami berharap pekerjaan ini selesai tepat waktu dan menghasilkan kualitas yang baik. Jalan ini nantinya akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, baik dari sisi kenyamanan, keselamatan, maupun kelancaran aktivitas sehari-hari,” katanya.
Diketahui, pembangunan jalan lingkungan di RT 19/RW 006, tepatnya di Jalan Bidadari, belakang Pondok Pesantren Hidayatullah Putri, dilaksanakan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Maluku Utara dengan total pagu anggaran sebesar Rp450 juta.
Bagi masyarakat Kalumata, pembangunan jalan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol berakhirnya penantian panjang akan akses infrastruktur yang selama ini mereka dambakan. Kehadiran jalan beraspal diharapkan mampu meningkatkan mobilitas warga, memperlancar aktivitas ekonomi dan pendidikan, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di kawasan permukiman Kota Ternate. (Tim/FI)