Ternate – Pemerintah Provinsi Maluku Utara memastikan seluruh persiapan penyaluran hewan kurban Iduladha 2026 telah rampung. Pengawasan distribusi hingga ke masjid-masjid penerima juga dipastikan berjalan ketat agar hewan kurban yang disalurkan sesuai standar.
Hal itu disampaikan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Maluku Utara, Dr. Asrul Gailea, saat diwawancarai di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Maluku Utara, Ternate, Senin (19/5/2026).
“Persiapan sudah sampai 100 persen. Dari Kesra juga sudah siap melakukan pengawasan langsung ke masjid-masjid,” ujarnya.
Menurut Asrul, pengawasan dilakukan untuk memastikan seluruh sapi kurban yang diterima masyarakat benar-benar sesuai spesifikasi yang telah ditentukan pemerintah daerah.
Ia menegaskan, apabila ditemukan hewan yang tidak memenuhi standar, maka akan langsung dilakukan penggantian.
“Kesra memastikan sapi yang disalurkan sesuai spesifikasi. Kalau tidak sesuai, akan ditukar,” tegasnya.
Tahun ini, Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyalurkan sebanyak 100 ekor sapi kurban untuk 10 kabupaten/kota di Maluku Utara.
Distribusi terbanyak diberikan kepada Kota Ternate sebanyak 20 ekor dan Kota Tidore Kepulauan sebanyak 18 ekor. Sementara Kabupaten Kepulauan Sula dan Kabupaten Halmahera Selatan masing-masing menerima 10 ekor sapi. Adapun daerah lainnya mendapat pembagian secara merata sekitar enam ekor per daerah.
Seluruh hewan kurban nantinya akan disembelih di masjid-masjid penerima agar manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.
Redaksi mencatat, program penyaluran hewan kurban Pemerintah Provinsi Maluku Utara ini akan terus dimaksimalkan secara bertahap selama lima tahun ke depan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjangkau lebih dari 3.000 masjid yang tersebar di seluruh wilayah Maluku Utara agar dapat memperoleh bantuan hewan kurban secara merata. (Tim/FX)