Gerakan Literasi Pelajar Digelar di Benteng Oranje Ternate, Angkat Pesan Cerdas dan Jauhi Narkoba

Ternate – Kegiatan Gerakan Literasi Pelajar melalui Lomba Cipta dan Baca Puisi serta Lomba Desain Poster tingkat SMP/MTs se-Kota Ternate akan digelar pada Minggu, 13 September 2026.

Mengusung tema “Gerakan Literasi Milenial Cerdas, Hindari Narkoba”, kegiatan tersebut dipusatkan di Ruang Komunitas Cabu Literasi Rempah, Sua dan Nomat, kawasan Cagar Budaya Benteng Oranje, Ternate.

Kegiatan ini menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan literasi sekaligus menyalurkan kreativitas melalui karya sastra dan visual. Lomba cipta dan baca puisi diarahkan untuk mengasah kemampuan berbahasa, berekspresi dan menyampaikan gagasan melalui karya puisi.

Sementara lomba desain poster menjadi ruang bagi peserta untuk mengembangkan imajinasi dan kreativitas dalam menyampaikan pesan melalui bahasa visual. Pesan tentang bahaya narkoba juga menjadi bagian penting yang diharapkan dapat tersampaikan melalui karya para peserta.

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Nurlaela Syarif, S.Sos., M.M., melalui Nurlaela Syarif Foundation, serta mendapat dukungan dari Bunda Literasi Provinsi Maluku Utara, Ny. Rusni Sarbin.

Dukungan Bunda Literasi Maluku Utara tersebut diharapkan semakin memperkuat gerakan literasi di kalangan pelajar, sekaligus mendorong lahirnya ruang-ruang kreatif yang dapat membentuk generasi muda Ternate menjadi lebih cerdas, kreatif dan berkarakter.

Rangkaian kegiatan akan berlangsung dalam dua sesi. Sesi pertama, yakni tinjauan lomba, dijadwalkan pada pukul 16.30–18.00 WIT. Sedangkan sesi kedua berupa penutupan dan penyerahan hadiah berlangsung pada pukul 20.30–21.00 WIT. Penyerahan hadiah akan dilakukan oleh Bunda Literasi Provinsi Maluku Utara.

Dewan juri yang dilibatkan dalam kegiatan ini yakni Suryani S. Tawari, jurnalis MalutPos, Dr. Yanuardi Syukur, S.Sos., M.Si., dosen Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Khairun, serta Yunita Kadir, pemerhati narasi.

Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap gerakan literasi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu membangun kebiasaan membaca, menulis, berkarya dan berpikir kreatif di kalangan pelajar.

Dengan semangat “Milenial Cerdas, Hindari Narkoba”, kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi ruang edukasi bagi generasi muda untuk memilih aktivitas positif, mengembangkan potensi diri dan menjauhkan diri dari pengaruh narkoba. (Tim/FX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *