Dedikasi Tanpa Batas: Direktur RSU Ternate Alwia Asagaf Pastikan Kesejahteraan Satpol PP di Tengah Keterbatasan Fasilitas

Bagikan

Ternate – Di tengah padatnya aktivitas pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ternate, terdapat unsur penting yang berperan menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan rumah sakit, yakni Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Meski kerap bekerja di balik layar, peran mereka menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran layanan kesehatan di rumah sakit tersebut.

Direktur RSU Ternate, Alwia Asagaf, menegaskan komitmen pihak manajemen dalam memperhatikan kesejahteraan para petugas Satpol PP yang bertugas di lingkungan rumah sakit. Seluruh pegawai di RSU Ternate diketahui berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN), baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Selain menerima gaji dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), para Satpol PP juga memperoleh honor rutin setiap bulan yang dialokasikan sebagai pengganti uang makan. Skema ini diterapkan sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan operasional petugas selama bertugas di lapangan.

Namun demikian, rumah sakit tidak menyediakan fasilitas makan dan minum secara langsung bagi petugas Satpol PP dalam kegiatan operasional harian. Pengecualian diberikan pada bulan Ramadan, khusus bagi petugas yang menjalankan tugas jaga malam, sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi kerja selama berpuasa.

Direktur RSU Ternate, Alwia Asagaf, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut disusun dengan mempertimbangkan aspek fleksibilitas dan kebutuhan petugas di lapangan.

“Kami memberikan honor pengganti uang makan setiap bulan. Khusus pada bulan Ramadan, kami memberikan perhatian tambahan bagi petugas yang berjaga malam, mengingat tugas tersebut cukup berat saat menjalankan ibadah puasa,” ujar Alwia.

Kebijakan ini mendapat respons positif dari sejumlah petugas Satpol PP yang bertugas di RSU Ternate. Mereka menilai skema tersebut membantu memenuhi kebutuhan harian sekaligus memberikan apresiasi atas tugas yang dijalankan.

“Kami merasa terbantu dengan adanya honor pengganti uang makan. Perhatian tambahan saat bulan puasa juga menjadi dorongan semangat dalam menjalankan tugas,” ujar salah satu petugas Satpol PP.

Di tengah keterbatasan anggaran dan tantangan operasional, kebijakan yang diterapkan RSU Ternate di bawah kepemimpinan Alwia Asagaf menunjukkan pendekatan manajerial yang adaptif dalam menjaga keseimbangan antara efisiensi dan kesejahteraan petugas. (Fahmi/FX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *