Maluku Utara – Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Laskar Gerindra yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Maluku Utara berlanjut di Aula Moloku Kie Raha, Sofifi, dengan menghadirkan pemateri dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, Hery Ramdhani, yang membidangi Media Sosial dan Informasi Publik.
Kegiatan tersebut diikuti para peserta Diklat Laskar Gerindra serta sejumlah pengurus dan pejabat Partai Gerindra dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Maluku Utara. Materi yang disampaikan berfokus pada pengaruh media sosial terhadap masyarakat, pentingnya komunikasi publik, serta strategi memanfaatkan platform digital untuk menyampaikan informasi yang akurat dan membangun kepercayaan publik.
Dalam pemaparannya, Hery Ramdhani menjelaskan bahwa media sosial saat ini memiliki pengaruh besar dalam membentuk persepsi dan opini masyarakat. Informasi yang beredar di ruang digital dapat memengaruhi cara masyarakat memahami kebijakan pemerintah, termasuk program-program yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, perkembangan media sosial harus dihadapi dengan kecakapan dalam memilah informasi, memahami konteks, serta memastikan kebenaran suatu berita sebelum menyebarkannya kepada publik.
Ia juga mengingatkan adanya potensi penyalahgunaan media sosial oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk memicu kegaduhan, membangun narasi yang menyesatkan, hingga menggiring opini negatif terhadap program pemerintah.
Karena itu, kader Gerindra dituntut untuk tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi. Sebaliknya, kader perlu mengedepankan sikap kritis, mengutamakan fakta, dan memberikan penjelasan yang proporsional ketika muncul informasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“Media sosial bukan hanya tempat untuk menyampaikan pendapat, tetapi juga ruang untuk membangun persepsi publik. Karena itu, kader harus mampu membedakan informasi yang benar dan yang menyesatkan. Jangan sampai kita ikut menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya,” demikian pesan yang dapat dirangkum dari materi yang disampaikan Hery.
Hery juga menekankan bahwa media sosial tidak semestinya hanya dipandang sebagai ruang untuk merespons kritik atau perdebatan. Lebih dari itu, platform digital dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi, penyebaran informasi publik, serta penyampaian program-program pemerintah agar lebih mudah dipahami masyarakat.
Menurutnya, informasi mengenai kebijakan pemerintah perlu disampaikan dengan bahasa yang sederhana, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan begitu, publik dapat memahami tujuan, manfaat, serta dampak program yang dijalankan pemerintah.
Ia mendorong para peserta Diklat Laskar Gerindra untuk meningkatkan kemampuan komunikasi digital, mulai dari membuat konten informatif, menyampaikan pesan secara efektif, hingga membangun interaksi yang sehat dengan masyarakat di ruang digital.
“Manfaatkan media sosial untuk hal-hal yang produktif. Sampaikan informasi yang benar, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat. Jangan hanya ikut meramaikan perdebatan, tetapi jadilah bagian dari upaya menciptakan ruang digital yang sehat,” menjadi salah satu pesan utama dalam materi tersebut.
Lebih lanjut, Hery mengingatkan bahwa setiap unggahan, komentar, maupun konten yang dibagikan kader dapat memengaruhi citra organisasi. Karena itu, penggunaan media sosial harus disertai tanggung jawab, etika komunikasi, dan komitmen untuk menjaga persatuan di tengah masyarakat.
Kader juga diharapkan mampu merespons kritik secara bijak, tanpa terjebak dalam provokasi atau perdebatan yang tidak produktif. Kritik yang disampaikan berdasarkan fakta, menurut materi tersebut, perlu dipahami sebagai bagian dari dinamika demokrasi, sementara informasi keliru perlu diluruskan dengan data dan penjelasan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui materi ini, Diklat Laskar Gerindra diharapkan tidak hanya memperkuat kapasitas kader dalam berorganisasi, tetapi juga meningkatkan kemampuan mereka menghadapi tantangan komunikasi publik di era digital.
Dengan pemanfaatan media sosial yang tepat, kader Gerindra di Maluku Utara diharapkan dapat berkontribusi dalam menyebarkan informasi yang akurat, menjelaskan program-program Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat, serta membangun komunikasi politik yang santun, terbuka, dan bertanggung jawab. (Tim/FX)