Halmahera Utara – Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Maluku Utara, Dr. Nirwan M. T. Ali, S.H., M.M., CGCAE, memberikan apresiasi terhadap seluruh atlet yang tampil pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Maluku Utara, khususnya melalui pemberian penghargaan pesilat terbaik sebagai bentuk motivasi dan penghargaan atas perjuangan para atlet.
Penghargaan tersebut diberikan kepada pesilat terbaik putra dan putri peringkat 1, 2, dan 3 usai penyerahan medali cabang olahraga pencak silat Porprov V Malut di GOR Tobelo, Halmahera Utara, Sabtu (13/6/2026).
Menurut Nirwan, penghargaan itu tidak hanya diberikan berdasarkan kemampuan teknik bertanding, tetapi juga melihat sikap, mental, dan etika yang ditunjukkan para pesilat selama mengikuti pertandingan.
“Pemberian penghargaan pesilat terbaik ini untuk memberikan motivasi kepada atlet, karena silat bukan hanya untuk dipertandingkan, tetapi di dalamnya ada pendidikan sikap dan mental yang harus kita apresiasi,” ujar Nirwan.
Ia menegaskan, pencak silat memiliki nilai yang lebih luas dari sekadar meraih kemenangan. Seorang pesilat harus mampu menunjukkan karakter dan moral sebagai bagian dari filosofi olahraga bela diri tersebut.
“Bukan hanya teknik, tetapi pesilat yang bermoral dan pesilat yang mempraktikkan etika pencak silat. Itu yang kita apresiasi,” katanya.
Selain penghargaan berupa plakat, para pesilat terbaik juga mendapatkan bonus sebagai bentuk penghargaan atas prestasi dan dedikasi mereka selama berlaga di Porprov V Maluku Utara.
Nirwan juga menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan cabang olahraga pencak silat pada Porprov V Malut yang diikuti oleh seluruh kabupaten/kota. Menurutnya, keikutsertaan 10 kabupaten/kota menjadi catatan positif dalam perkembangan pencak silat di daerah.
“Pembinaan silat sudah hampir merata di 10 kabupaten kota di Maluku Utara. Kalau pada Porprov sebelumnya hanya 7 kabupaten yang ikut, tetapi saat ini sudah 10 kabupaten kota yang ikut dalam agenda Porprov ke-5 ini. Itu petanda pemerataan sudah mulai setara,” jelasnya.
Ia berharap, Porprov V Malut dapat menjadi momentum bagi lahirnya atlet-atlet potensial yang nantinya mampu membawa nama Maluku Utara ke level yang lebih tinggi.
“Setelah Porprov ini kami akan melakukan evaluasi kembali dan memperbaiki hal-hal yang kurang, sehingga ke depan pembinaan atlet bisa lebih baik lagi,” pungkas Nirwan. (Tim/FX)