Ternate – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Ternate resmi menggelar Seleksi Parade Bakal Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kota Ternate Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kesbangpol Kota Ternate, Kelurahan Marikurubu, Kecamatan Ternate Tengah, dan diikuti oleh para pelajar terbaik dari berbagai SMA, SMK, dan MA di Kota Ternate yang bersaing menjadi pengibar Sang Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kepala Kesbangpol Kota Ternate, Nuryadin Rachman, S.H., menjelaskan bahwa proses seleksi tahun ini dilaksanakan secara online sesuai sistem yang telah ditetapkan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Seluruh peserta akan mengikuti serangkaian tahapan seleksi yang mengedepankan prinsip objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas.
“Seleksi dilakukan secara online dan terdiri dari beberapa tahapan, mulai dari seleksi administrasi, tes wawasan kebangsaan, tes intelegensi umum, pemeriksaan kesehatan, parade, tes kesamaptaan, hingga wawancara dan penilaian kepribadian. Semua tahapan dilaksanakan secara profesional agar menghasilkan putra-putri terbaik yang akan mewakili Kota Ternate,” ujar Nuryadin.
Menurutnya, terdapat inovasi baru pada pelaksanaan Paskibraka tahun ini. Selain mempersiapkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, Kesbangpol Kota Ternate juga menghadirkan Marching Band Gita Taruna Wijaya sebagai wadah pembinaan bagi peserta yang belum berhasil lolos menjadi anggota Paskibraka.
Marching Band Gita Taruna Wijaya berada di bawah arahan Pelatih Yudha dan akan menjadi bagian penting dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tim ini akan menampilkan pertunjukan yang dipadukan dengan tarian-tarian kolosal sehingga diharapkan mampu memberikan nuansa baru sekaligus meningkatkan kemeriahan perayaan 17 Agustus di Kota Ternate.
“Ini merupakan terobosan baru. Peserta yang belum terpilih sebagai Paskibraka tetap memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam upacara dan perayaan Hari Kemerdekaan melalui Marching Band Gita Taruna Wijaya. Ke depan, wadah ini akan menjadi alternatif bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, disiplin, kerja sama, dan jiwa nasionalisme,” jelas Nuryadin.
Ia menambahkan, Marching Band Gita Taruna Wijaya akan dikukuhkan secara resmi pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026. Kehadirannya diharapkan menjadi organisasi pembinaan kepemudaan yang berkelanjutan, sekaligus menjadi pilihan bagi peserta yang belum lolos seleksi Paskibraka pada tahun-tahun mendatang.
Sementara itu, untuk memastikan pelaksanaan Paskibraka berjalan maksimal, Kesbangpol Kota Ternate telah menyiapkan seluruh kebutuhan pelatihan, mulai dari sarana, prasarana hingga tenaga pelatih. Sebanyak enam orang pelatih telah disiapkan, terdiri dari tiga personel Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan tiga personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang akan membina para calon Paskibraka selama masa pemusatan latihan.
“Kami sudah mempersiapkan seluruh kebutuhan pelatihan sejak dini. Dengan dukungan pelatih dari TNI dan Polri, kami berharap para calon Paskibraka dapat menjalani pembinaan secara optimal sehingga mampu melaksanakan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih dengan penuh disiplin, tanggung jawab, dan kebanggaan,” tutup Nuryadin.
Melalui penyelenggaraan seleksi yang semakin profesional serta hadirnya Marching Band Gita Taruna Wijaya di bawah kepemimpinan Pelatih Yudha, Pemerintah Kota Ternate berharap peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya berlangsung khidmat, tetapi juga menjadi momentum pembinaan karakter, kepemimpinan, kreativitas, dan semangat nasionalisme bagi generasi muda Kota Ternate. (Tim/FX)