Maluku Utara – Mentari Timur Academy (MTA) tampil gemilang dalam Kompetisi APSSI Maluku Utara kategori U13. MTA berhasil meraih kemenangan telak 5-0 atas Buldam Academy dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Sabtu (7/11/2026).
Kemenangan meyakinkan tersebut menjadi bukti kemampuan dan perkembangan para pemain muda Mentari Timur Academy dalam menghadapi kompetisi sepak bola usia dini di Maluku Utara.
M Nabil menjadi bintang dalam pertandingan tersebut dengan mencetak empat gol, sementara satu gol lainnya disumbangkan oleh Muhammad Fikran. Penampilan impresif keduanya membawa MTA mengamankan kemenangan dengan skor akhir 5-0.
Pelatih Mentari Timur Academy, Coach Uph y H. Azis, mengapresiasi kerja keras dan semangat para pemain yang mampu menjalankan instruksi dengan baik sepanjang pertandingan.
Menurutnya, kemenangan tersebut merupakan hasil dari latihan, kedisiplinan, serta kerja sama tim yang terus dibangun dalam proses pembinaan pemain.
“Alhamdulillah, anak-anak bermain dengan baik dan mampu menunjukkan perkembangan yang positif. Namun, bagi kami kemenangan bukan satu-satunya tujuan. Yang terpenting adalah bagaimana pemain terus berkembang, memahami permainan, meningkatkan kemampuan individu, dan membangun kerja sama tim. Ini menjadi bagian dari proses pembinaan menuju kompetisi yang lebih tinggi,” ujar Coach Uph y H. Azis.
Sementara itu, Ketua APSSI Maluku Utara, Rudiyanto Tutuly, menegaskan bahwa Kompetisi APSSI U13 memiliki tujuan penting sebagai wadah pembinaan sekaligus persiapan bagi tim-tim yang akan menghadapi Liga Soeratin U13 tahun 2027.
Ia berharap kompetisi ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh pelatih untuk mengukur perkembangan pemain serta mempersiapkan tim menghadapi persaingan yang lebih kompetitif pada tahun mendatang.
“Kompetisi ini bukan semata-mata tentang siapa yang menjadi juara atau mendapatkan piala dan hadiah. Saya berharap teman-teman pelatih bisa memanfaatkan pertandingan ini untuk mempersiapkan tim menghadapi Liga Soeratin U13 tahun 2027. Fokus utama harus pada peningkatan skill individu pemain, teknik dasar, pemahaman permainan, dan proses pembinaan,” tegas Rudiyanto.
Menurutnya, keberhasilan pembinaan sepak bola usia dini tidak hanya diukur dari hasil pertandingan, tetapi juga dari kualitas pemain yang dihasilkan dan perkembangan kemampuan mereka dari waktu ke waktu.
Ketua Mentari Timur Academy, Rajak Idrus, turut mengapresiasi kemenangan yang diraih anak-anak MTA. Ia menilai hasil tersebut merupakan buah dari kerja keras pemain, pelatih, serta dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembinaan di akademi.
Rajak menegaskan bahwa Mentari Timur Academy berkomitmen untuk terus membangun pembinaan sepak bola usia dini yang berorientasi pada pengembangan karakter, disiplin, mental bertanding, serta kemampuan teknis pemain.
“Kami bersyukur atas kemenangan ini. Namun, kami tidak ingin anak-anak hanya berorientasi pada kemenangan. Sepak bola usia dini adalah proses membangun kemampuan, karakter, kedisiplinan, dan mental pemain. Kami ingin mereka tumbuh menjadi pesepak bola yang memiliki skill, semangat juang, serta sikap yang baik di dalam maupun di luar lapangan,” ungkap Rajak.
Ia juga berharap Kompetisi APSSI Maluku Utara dapat terus menjadi ruang bagi akademi dan klub sepak bola usia dini untuk mengembangkan potensi pemain sekaligus melahirkan talenta-talenta muda yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Kemenangan 5-0 atas Buldam Academy menjadi modal positif bagi Mentari Timur Academy untuk terus meningkatkan kualitas permainan dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan kompetisi berikutnya, khususnya Liga Soeratin U13 tahun 2027.
Bagi MTA, hasil pertandingan ini bukan sekadar kemenangan di papan skor, melainkan bagian dari perjalanan panjang membangun generasi pesepak bola muda Maluku Utara yang berkualitas. (Tim)