Ansar Hamisi Ikuti Rakornas MPO, Siapkan Golkar Tidore Hadapi Era Digital

Ansar Hamisi dan M Sarmuji (Sekjen DPP Partai Golkar)

Ansar Hamisi dan M Sarmuji (Sekjen DPP Partai Golkar)

Jakarta – Ansar Hamisi, yang resmi terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Tidore Kepulauan, menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan dan mengikuti perkembangan strategi Partai Golkar di tingkat nasional.

Hal tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaannya dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) serta Seminar dan Lokakarya (Semiloka) Kecerdasan Artifisial atau Artificial Intelligence (AI) Partai Golkar 2026, yang berlangsung di Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Keterlibatan Ansar dalam agenda nasional ini menjadi momentum penting bagi dirinya untuk memperluas wawasan organisasi sekaligus memahami arah transformasi Partai Golkar menuju partai modern yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

Sebagai pimpinan Golkar Kota Tidore Kepulauan terpilih, Ansar dinilai perlu terus memperkuat kesiapan organisasi, terutama dalam menghadapi tantangan komunikasi politik dan penggalangan opini di tengah pesatnya perkembangan media sosial.

Dalam kegiatan tersebut, Ansar Hamisi turut bersama Ketua DPD Partai Golkar Kota Ternate, Ardian Idhan, yang juga memperlihatkan komitmennya terhadap penguatan organisasi dan transformasi digital partai.

Keduanya hadir bersama jajaran DPD Partai Golkar Provinsi Maluku Utara, di antaranya Sekretaris DPD Golkar Malut, Ir. Arifin Jafar, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan, Jimly Karim, serta Ketua MPO, Tamrin Budi.

Rakornas MPO dan Semiloka AI Partai Golkar 2026 mengusung tema “Karya Kekaryaan di Era Kecerdasan Buatan: Transformasi Digital Partai Golkar Menuju Partai Modern”.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, dalam kegiatan tersebut menegaskan pentingnya membangun kekuatan organik di media sosial untuk menyebarluaskan berbagai informasi dan konten positif mengenai Partai Golkar maupun Ketua Umum Bahlil Lahadalia.

Menurut Sarmuji, keterlibatan kader dalam aktivitas media sosial secara masif dapat menjadi kekuatan komunikasi politik partai tanpa harus bergantung pada jasa buzzer.

“Kalau ini menjadi gerakan yang masif, kita punya pasukan organik di udara, tidak perlu menyewa buzzer. Kita dalam satu barisan yang sama untuk mempublikasikan setiap konten bagus dan Ketua Umum lagi sangat viral. Apa saja berkaitan dengan Ketua Umum? Sangat viral. Entah kadang-kadang diframing buruh atau apa, tetapi pasti sangat viral,” kata Sarmuji di DPP Golkar, Jakarta Barat, Jumat (6/11).

Sarmuji juga mengajak kader Golkar yang memiliki banyak pengikut di media sosial untuk ikut menyebarluaskan konten-konten partai demi membangun persepsi positif masyarakat.

“Dan kita bisa memanfaatkan efek viralnya Ketua Umum itu untuk mengintersep alam pikiran orang lain, masyarakat, supaya memandang Ketua Umum dan Partai Golkar khususnya dengan cara pandang yang lebih baik,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini DPP Partai Golkar sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara, Nurul Arifin, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat koordinasi dan konsolidasi jajaran media serta penggalangan opini Partai Golkar di berbagai tingkatan organisasi.

Nurul Arifin, Ketua Bidang MPO DPP Partai Golkar
Nurul Arifin, Ketua Bidang MPO DPP Partai Golkar

“Yang ingin kami bangun adalah kemampuan kader untuk menggunakan teknologi secara produktif. AI harus menjadi instrumen yang membantu meningkatkan kualitas kerja, mempercepat pengolahan informasi, dan memperkuat efektivitas komunikasi organisasi,” kata Nurul.

Bagi Ansar Hamisi, agenda tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat pemahaman mengenai strategi komunikasi partai sekaligus mempersiapkan Golkar Tidore Kepulauan agar mampu bergerak sejalan dengan perkembangan organisasi di tingkat nasional.

Semangat mengikuti kegiatan tersebut mencerminkan komitmen Ansar dalam membangun Golkar Tidore Kepulauan yang semakin solid, modern, dan mampu menjawab tantangan politik di era digital. (Tim/FX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *