PERUMDA Ake Gaale Mulai Langkah Revitalisasi Sumber Air Bersejarah Ternate

Ternate – PERUMDA Air Minum Ake Gaale Kota Ternate bersama Pemerintah Kecamatan Ternate Tengah dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate mulai mendorong langkah revitalisasi dan konservasi sejumlah sumber air bersejarah di wilayah Ternate Tengah.

Upaya tersebut diawali dengan peninjauan langsung ke sejumlah titik sumber air melalui program aksi ekohidrologi bertajuk “Revitalisasi dan Konservasi Sumur/Sumber Air Bersejarah”

Direktur PERUMDA Air Minum Ake Gaale Kota Ternate, Firman Sjah, mengatakan pendekatan ekohidrologi menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sumber air di tengah perkembangan kawasan perkotaan.

Menurutnya, sumber air tidak hanya memiliki fungsi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga berkaitan erat dengan kondisi lingkungan yang harus dijaga agar keberadaannya tetap berkelanjutan.

“Pendekatan ekohidrologi penting untuk menjaga daya dukung lingkungan perkotaan, khususnya dalam mempertahankan ketersediaan air bersih yang bersumber dari potensi lokal,” ujar Firman.

Ia menegaskan, upaya konservasi perlu dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat. Dengan demikian, sumber air yang masih memiliki fungsi bagi masyarakat dapat tetap terlindungi sekaligus mempertahankan nilai sejarah yang melekat pada keberadaannya.

Peninjauan lapangan tersebut juga dihadiri Camat Ternate Tengah Fahmi Basa Amin dan tim dari DLH Kota Ternate. Kegiatan ini dilakukan untuk memetakan kondisi faktual sumber air sekaligus mengidentifikasi kebutuhan penanganan sebelum tahapan revitalisasi dilaksanakan.

Camat Ternate Tengah Fahmi Basa Amin mengatakan peninjauan menjadi langkah awal untuk memastikan program revitalisasi dapat dilaksanakan secara tepat sasaran.

“Peninjauan ini bagian dari persiapan awal agar pelaksanaan program revitalisasi berjalan tepat sasaran. Kita ingin memastikan sumber air bersejarah di Ternate Tengah tidak hanya terjaga debit dan kualitas airnya, tetapi juga nilai sejarahnya tetap terawat,” kata Fahmi.

Program yang mengusung tema “Merawat Sumber Kehidupan, Melestarikan Warisan Sejarah” tersebut diharapkan memperkuat sinergi antara PERUMDA Ake Gaale, pemerintah kecamatan, DLH, dan masyarakat dalam menjaga sumber daya air.

Melalui langkah tersebut, sumber-sumber air bersejarah di Ternate Tengah diharapkan tidak hanya tetap dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan, tetapi juga terlindungi dari pencemaran maupun ancaman perubahan fungsi lahan. (Tim/FX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *