Halmahera Utara – Ketua Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Maluku Utara, Makmur Gamgulu, menepis keras isu yang menyebut dirinya menyalahkan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara selaku tuan rumah atas polemik tempat tinggal bagi sejumlah dewan wasit.
Makmur menegaskan, pemberitaan yang beredar di salah satu media online telah memelintir pernyataannya sehingga menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat.
“Saya tidak pernah menyalahkan tuan rumah. Yang saya sampaikan adalah adanya keterbatasan fasilitas hotel dan penginapan untuk menampung seluruh kebutuhan selama Porprov berlangsung. Pernyataan itu sengaja dipelintir,” tegas Makmur kepada wartawan, Sabtu (13/6/2026).
Ia menilai narasi yang berkembang tidak menggambarkan pernyataannya secara utuh. Menurutnya, kritik yang disampaikan semata-mata merupakan evaluasi terhadap keterbatasan fasilitas akomodasi, bukan bentuk tudingan atau menyalahkan pihak tuan rumah.
Makmur mengakui pelaksanaan Porprov V masih menghadapi sejumlah kendala teknis, terutama terkait kapasitas hotel dan penginapan yang belum mampu mengakomodasi besarnya jumlah kontingen, ofisial, serta perangkat pertandingan yang hadir dari berbagai daerah di Maluku Utara.
Namun demikian, kondisi tersebut merupakan tantangan penyelenggaraan yang harus diselesaikan bersama dan tidak dapat dijadikan alasan untuk menyudutkan tuan rumah.
“Saya sudah membaca informasi yang beredar. Memang ada bagian yang benar, tetapi ada juga yang ditwist sehingga seolah-olah saya menyalahkan tuan rumah. Saya tidak pernah mengatakan hal seperti itu,” ujarnya.
Makmur berharap seluruh pihak dapat menyampaikan informasi secara utuh dan proporsional agar tidak memunculkan kesalahpahaman maupun polemik yang dapat mengganggu jalannya Porprov V Maluku Utara.
Ia juga menegaskan bahwa Panitia Besar tetap berkomitmen bekerja sama dengan tuan rumah untuk menyelesaikan setiap kendala di lapangan demi kelancaran pelaksanaan ajang olahraga terbesar di Maluku Utara tersebut.