Maluku Utara – Setelah pembahasan umum mengenai optimalisasi tumbuh kembang anak dalam Seminar Ilmiah & Roadshow KAMAS 2026, sesi penutup kegiatan di Bella International Hotel & Convention Ternate menghadirkan peringatan serius terkait ancaman tersembunyi pada kesehatan anak.
Dalam forum ilmiah yang digagas Koperasi Anak Mandiri Sejahtera bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia Cabang Maluku Utara itu, Prof. Dr. dr. Sudung O. Pardede, Sp.A(K) menegaskan bahwa infeksi saluran kemih pada anak tidak boleh dianggap sepele.
Menurutnya, infeksi pertama yang tidak tertangani dengan baik dapat berkembang dari saluran kemih bawah hingga mencapai ginjal. Kondisi ini berisiko memicu berbagai komplikasi serius seperti pielonefritis akut, pembentukan jaringan parut (skar ginjal), hingga gagal ginjal kronik di masa depan.
“Yang paling berbahaya adalah ketika infeksi di kandungan kemih naik ke ginjal. Ini bisa menyebabkan kerusakan permanen,” tegasnya di hadapan para tenaga kesehatan dari berbagai daerah di Maluku Utara.
Ia menjelaskan, gejala awal sering kali tidak disadari. Demam tinggi tanpa sebab jelas, anak terlihat lemas, hingga penurunan nafsu makan bisa menjadi indikasi awal infeksi ginjal. Karena itu, deteksi dini menjadi kunci utama dalam mencegah dampak jangka panjang.
Paparan ini sekaligus memperkuat tema besar seminar, yakni pentingnya pendekatan komprehensif dalam tumbuh kembang anak, tidak hanya dari sisi gizi dan stimulasi, tetapi juga perlindungan terhadap penyakit yang dapat mengganggu organ vital.
Antusiasme peserta terlihat tinggi, terutama saat sesi diskusi terkait penanganan antibiotik yang tepat pada anak dengan infeksi ginjal, yang dinilai masih menjadi tantangan di daerah dengan keterbatasan fasilitas kesehatan.
Mengakhiri pemaparannya, Prof. Sudung menyampaikan pesan tegas bahwa perlindungan kesehatan anak harus dimulai dari kewaspadaan terhadap infeksi sejak dini. “Kerusakan ginjal pada anak adalah kerusakan masa depan. Ini yang harus kita cegah bersama,” ujarnya.
Seminar ini menjadi bagian dari rangkaian Roadshow KAMAS 2026 yang diharapkan mampu meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan sekaligus memperkuat layanan kesehatan anak di wilayah kepulauan seperti Maluku Utara. (Tim/FX)