Ternate – Anggaran perjalanan dinas pada Sekretariat DPRD Kota Ternate tahun anggaran 2025 tercatat mencapai Rp13.240.091.000 atau sekitar Rp13,24 miliar, yang tersebar dalam 32 paket kegiatan sepanjang tahun.
Berdasarkan data Rencana Umum Pengadaan (RUP), paket-paket tersebut mencakup berbagai jenis belanja, mulai dari perjalanan dinas biasa, tetap, dalam kota, hingga paket meeting dalam kota. Seluruh kegiatan menggunakan metode swakelola dengan sumber dana APBD.
Adapun rincian paket beserta nilai dan periode pelaksanaannya (bulan) adalah sebagai berikut:
Belanja Perjalanan Dinas Tetap Rp 385.768.000 (Januari);
Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota Rp 102.000.000 (Januari);
Belanja Perjalanan Dinas Biasa Rp 663.582.000 (Februari);
Belanja Perjalanan Dinas Biasa Rp 625.912.000 (Februari);
Belanja Perjalanan Dinas Biasa Rp 982.640.000 (Maret);
Belanja Perjalanan Dinas Biasa Rp 108.128.000 (Maret);
Belanja Perjalanan Dinas Tetap Rp 80.057.000 (April);
Belanja Perjalanan Dinas Tetap Rp 101.205.000 (April);
Belanja Perjalanan Dinas Tetap Rp 349.626.000 (Mei);
Belanja Perjalanan Dinas Biasa Rp 807.872.000 (Mei);
Belanja Perjalanan Dinas Biasa Rp 175.880.000 (Juni);
Belanja Perjalanan Dinas Biasa Rp 359.433.000 (Juni);
Belanja Perjalanan Dinas Biasa Rp 435.147.000 (Juli);
Belanja Perjalanan Dinas Tetap Rp 534.240.000 (Juli);
Belanja Perjalanan Dinas Paket Meeting Dalam Kota Rp 4.000.000 (Agustus);
Belanja Perjalanan Dinas Tetap Rp 163.933.000 (Agustus);
Belanja Perjalanan Dinas Biasa Rp 77.320.000 (September);
Belanja Perjalanan Dinas Biasa Rp 1.157.408.000 (September);
Belanja Perjalanan Dinas Tetap Rp 33.000.000 (Oktober);
Belanja Perjalanan Dinas Tetap Rp 491.740.000 (Oktober);
Belanja Perjalanan Dinas Biasa Rp 921.894.000 (November);
Belanja Perjalanan Dinas Tetap Rp 434.690.000 (November);
Belanja Perjalanan Dinas Tetap Rp 97.552.000 (Desember);
Belanja Perjalanan Dinas Biasa Rp 395.474.000 (Desember);
Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota Rp 4.080.000 (Desember);
Belanja Perjalanan Dinas Biasa Rp 870.294.000 (Desember);
Belanja Perjalanan Dinas Tetap Rp 699.252.000 (Desember);
Belanja Perjalanan Dinas Tetap Rp 94.236.000 (Desember);
Belanja Perjalanan Dinas Tetap Rp 633.790.000 (Desember);
Belanja Perjalanan Dinas Paket Meeting Dalam Kota Rp 8.160.000 (Desember);
Belanja Perjalanan Dinas Biasa Rp 886.850.000 (Desember);
Belanja Perjalanan Dinas Biasa Rp 554.928.000 (Desember).
Dari rincian tersebut terlihat bahwa sebagian besar paket bernilai besar terkonsentrasi pada semester akhir, bahkan didominasi pada bulan Desember.
Besarnya anggaran ini menjadi perhatian publik, terutama terkait efektivitas penggunaan anggaran daerah. Transparansi serta kejelasan output dari setiap perjalanan dinas dinilai penting agar penggunaan dana publik benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Hingga kini, belum ada penjelasan resmi terkait rincian pelaksanaan serta hasil dari masing-masing paket perjalanan dinas tersebut. (Tim/FX)