Maluku Utara – Kaukus Partai Politik Provinsi Maluku Utara menggelar kegiatan penyampaian pokok-pokok pikiran dan sikap politik terkait usulan penambahan kursi DPR RI untuk daerah pemilihan (dapil) Maluku Utara. Kegiatan yang berlangsung di Cafe Restorasi NasDem Maluku Utara, Selasa (21/4/2026) malam ini, menjadi forum strategis yang mempertemukan partai politik, penyelenggara pemilu, dan elemen masyarakat.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPW Partai NasDem Maluku Utara, Husni Bopeng, yang tampil sebagai figur sentral dalam mendorong perjuangan penambahan kursi DPR RI bagi Maluku Utara.
Dalam arahannya, Husni menegaskan bahwa isu penambahan kursi merupakan bentuk perjuangan keadilan representasi bagi daerah kepulauan.
“Maluku Utara memiliki tantangan geografis yang tidak sederhana. Karena itu, keterwakilan di DPR RI harus diperkuat agar aspirasi masyarakat benar-benar tersalurkan,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya persatuan lintas partai melalui kaukus politik ini.
“Ini bukan soal kepentingan partai, tetapi kepentingan daerah. Kita harus solid memperjuangkan hak politik masyarakat Maluku Utara,” tambah Husni.
Sorotan juga tertuju pada Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin, yang hadir langsung dan memberikan sambutan penting dalam forum tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif kaukus serta menegaskan pentingnya partisipasi publik dalam proses demokrasi.
Dalam momentum yang sama, Afifuddin juga menyampaikan pesan khusus memperingati Hari Kartini.
“Selamat Hari Kartini untuk perempuan-perempuan hebat di Maluku Utara. Peran perempuan sangat penting dalam memperkuat demokrasi dan pembangunan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komisi II DPR RI, M. Rifqinizamy Karsayuda, menjelaskan bahwa penataan dapil telah diatur dalam Undang-Undang Pemilu, dengan teknis yang umumnya tercantum dalam lampiran regulasi.
Ia mengungkapkan bahwa Komisi II DPR RI telah meminta KPU untuk melakukan rekayasa ulang dapil dan jumlah kursi.
“Nantinya norma pengaturannya akan disusun, apakah dimasukkan dalam undang-undang atau melalui lampiran teknis KPU,” jelasnya.
Forum diskusi berlangsung sangat aktif dan interaktif, dengan berbagai pandangan dan masukan dari peserta yang berasal dari partai politik, penyelenggara pemilu, hingga organisasi kepemudaan.
Sejumlah partai politik yang hadir dalam kaukus ini antara lain Partai NasDem, PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, PKB, PAN, PKS, PPP, Partai Hanura, Partai Gelora, dan Partai Perindo.
Turut hadir pula Koordinator Wilayah Partai NasDem Maluku Utara, Helmi Umar Muchsin, serta Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda dan dihadiri berbagai Organisasi Kepemudaan (OKP).
Dengan peran kuat Husni Bopeng dan dukungan dari Mochammad Afifuddin, forum ini menjadi langkah penting dalam mendorong penataan dapil dan penambahan kursi DPR RI, demi mewujudkan representasi politik yang lebih adil bagi Maluku Utara. (Tim/FX)